Desember 24

0 comments

7 Cara Pengendalian Sistem di Alfamart

Salah satunya bisnis retail terbesar saat ini yang memiliki segmentasi pasar yang luas yaitu Alfamart. Di Indonesia banyak sekali terlihat cabang Alfamart dan mungkin timbul pertanyaan bagaimana sih sebenarnya Alfamart ini bisa mengembangkan bisnisnya sebesar hingga sekarang ini dengan cabang yang sangat banyak namun tetap dapat terkontrol. Pada system pengendaliannya yang sedemikian rupa bisa dilihat 7 cara pengendalian system yang diterapkan oleh Alfamart, antara lain:

#1 Memiliki SOP yang jelas

Bisa dilihat bahwa dalam setiap proses pada alfamart selalu memiliki dan menjalankan SOP yang jelas. Seperti bagaimana ketika customer/calon pembeli datang, bagaimana ketika barang datang, penerimaanya seperti apa, mereka sudah punya SOP yang jelas dalam satu perusahaan Alfamart hingga akan berkembang kemanapun mereka selalu menerapkan itu semua kecabang yang lain /yang baru. Itu semua juga akan mempermudah dalam proses pembukaan cabang satu-persatu. 

#2 Membuat Key Person yang handal

Ketika setiap pembukaan alfamart dimanapun berada tentunya ada support daripada key person dari pusat. Dalam hal ini Alfamart selalu memiliki cara untuk membuat Key Personnya mereka selalu handal dan memiliki key person yang siap untuk menghandle disetiap tempat pembukaan cabang barunya. Mereka juga akan support bagaimana setiap pembukaan cabang selalu ada orang-orang yang ditempatkan secara temporary untuk membantu dalam melakukan training dan lain sebagainnya supaya pembukaan pada cabang baru berjalan dengan baik. 

#3 Memiliki aplikasi keuangan yang terintegrasi 

Bagaimana mereka melakukan setiap transaksi disetiap harinya sudah ada program atau aplikasi keuangan yang mendukung. Jadi mungkin terjadinya fraud sangat kecil sekali karena program yang digunakan tadi sudah mencatat apapun transaksi apapun didalam alfamart tadi. 

#4 Punya manajemen warehouse yang baik

Bisa dilihat ketika masuk Alfamart racking nya yang rapi, numberingnya dan barkodenya juga sudah jelas, pricingnya jelas, hingga didalam gudangnya pun juga jelas dan penempatan yang rapi. Semua itu sangat mempermudah dalam proses didalamnya.

#5 Pencacatan administrasi yang baik

Ketika barangdatang barang keluar/dijual, barang kasbon dan yang lainnya semua itu sudah tercatat dengan baik dan akirnya mempermudah dalam pengontrolannya. 

#6 Keterpusatan pengontrolan akuntansi dan keuangan

Rata-rata semua cabang yang buka mereka semua pasti punya server pusat yang mengontrol transaksi tiap departemen seperti apa. Jadi bisa mengetahui mana cabang yang sepi mana yang rame, barang yang ada tersisa berapa, meraka memiliki control yang terpusat dari masing-masing cabang tersebut. Jadi orang holding dapat mengontrol/melakukan pengawasan bahwa cabang A B atau C melakukan kecurangan atau tidak. 

#7 Proses fungsi control yang konsisten

Maksudnya adalah semisalkan akan melakukan fungsi cash opname pasti sudah dilakukan, fungsi dari stock opname pasti sudah dilakukan, jadi ketika barang di drop sudah diketahui sisa berapa didalam, jadi bisa diketahui ketika uang diterima tidak sesuai dengan barang terjual. Disini fungsi-fungsi control seperti ini selalu dilakukan oleh alfamart sehingga mencegah terjadinya kecurangan-kecurangan tersebut. 

Sekian 7 Cara Pengendalian Sistem Alfamart yang bisa juga diterapkan oleh perusahaan lain. Jangan kuatir bila usaha Anda belum sebesar Alfamart, bila Anda menerapkan 7 cara diatas, minimal sistem Anda sudah memiliki pondasi kuat dan tinggal dipikirkan bagaimana untuk pengembangan berikutnya.


Tags

sistem, sistem akuntansi, sistem keuangan, sistem operasional


You may also like

Proyeksikan Laba Rugi Sebagai Strategi Keuangan Usaha Saat Krisis

Efisiensi Bahan Baku Saat Menghadapi Masa Krisis (Covid-19)

Leave a Repl​​​​​y

Your email address will not be published. Required fields are marked

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}

You might also like

Top
Jakarta OfficeSurabaya OfficeInstagramFacebookYouTube