Bagaimana Penyelarasan Strategi Bisnis, Strategi Sistem Informasi, dan Strategi Teknologi Informasi Guna Menciptakan Value Added Perusahaan

Dalam persaingan bisnis, seringkali sebuah perusahaan dituntut untuk memberikan pelayanan yang kompetitif bahkan lebih unggul dari kompetitor. Dalam menciptakan keunggulan dari kompetitor, dibutuhkan kebijakan-kebijakan strategis yang dapat memberikan nilai tambah pada organisasi. Untuk mengambil suatu kebijakan strategis, harus ditentukan terlebih dahulu tujuan yang ingin dicapai. Setelah itu disusunlah suatu strategi untuk mencapainya. Suatu strategi maupun kebijakan diambil selalu didasarkan pada informasi yang dimiliki perusahaan.

Informasi dalam organisasi bisnis merupakan sumber daya yang sangat vital. Karena dengan informasi yang memadai, manajemen dapat mengambil keputusan bisnis yang tepat untuk menambahkan nilai tambah kepada perusahaan. Namun, seringkali informasi yang dimiliki oleh perusahaan tidak memadai untuk mengambil keputusan yang tepat. Maka dari itu, dibutuhkan sistem informasi yang dapat mengolah data menjadi suatu informasi yang bernilai dan berguna bagi perusahaan.

Karena pentingnya peran sistem informasi untuk menghasilkan informasi yang bernilai guna bagi perusahaan, maka dibutuhkan desain arsitektur sistem informasi yang sesuai dengan rencana bisnis dan tujuan dari sebuah perusahaan. Untuk menyamakan desain arsitektur sistem informasi dengan strategi bisnis serta tujuan dari perusahaan, dibutuhkan pendekatan khusus yang bertujuan agar selaras dengan tujuan dari perusahaan.

Di era kemajuan teknologi seperti sekarang ini, teknologi sering dimanfaatkan untuk digunakan dalam sistem informasi. Tidak semua teknologi cocok untuk diterapakan mendukung sistema informasi di perusahaan. Sebelum menentukan jenis teknlogi apa yang akan diterapkan, terlebih dahulu diperlukan análisis teknologi apa yang akan diterapkan dan di implementasikan pada suatu sistem. Dalam analaisis Teknologi Informasi (TI) yang diperlukan untuk mendukung sistema informasi yang ada dalam suatu perusahaan, diperlukan pendekatan khusus agar hasil análisis tersebut benar-benar tepat untuk mendukung sistema informasi yang ada dalam menghasilkan informasi yang bernilai bagi perusahaan.

Dalam menyusun rencana strategis sistema informasi, dibutuhkan keselarasan antara tujuan bisnis dengan strategi sistem informasi dan sistem informasi degan penerapan teknologi informasi agar dapat memberi keunggulan kompetitif serta nilai tambah dari perusahaan.

Dalam menyusus perencanaan strategis sistem informasi, terlebih harus dipahami terlebih dahulu hubungan antara strategi bisnis, strategi sistem informasi, dan juga strategi teknologi informasi agar dapat mengetahui kerangka berpikir dalam penyusunan rencana strategi sistem informasi.

Menurut ward & peppard, hubungan antara strategi bisnis, strategi sistem informasi, dan juga strategi teknologi informasi digambarkan seperti gambar dibawah ini.

Gambar 1. Hubungan antara Strategi Bisnis, Strategi Sistem Informasi, dan Strategi Teknologi Informasi

Dalam strategi bisnis, merupakan tempat dimana kebijakan-kebijakan bisnis diambil. Selain itu juga ditetapkan arah dan tujuan dari bisnis. Maksudnya, mau dibuat seperti apa perusahaan tersebut dan juga perubahan seperti apa yang harus dilakukan agar tujuan dari perusahaan dapat tercapai. Dalam memutuskan strategi bisnis, perlu digunakan pertimbangan berupa sejauh mana perkembangan Sistem dan Teknologi Informasi (STI) yang ada di lingkungan luar organisasi, agar perubahan yang ditetapkan dalam strategi bisnis dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Dari hal tersebut, dapat dihasilkan pula keunggulan apa yang ingin dibuat atas penerapan STI di lingkungan bisnis agar dapat bersaing dengan kompetitor.

Setelah strategi bisnis ditetapkan, maka perusahaan memiliki arah dan tujuan yang jelas. Arah dan tujuan tersebut dignakan sebagai pedoman dalam menyusun strategi sistem informasi. Strategi sistem informasi dibuat berdasarkan kebutuhan apa saja yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk mencapai tujuan dari bisnis. Sehingga strategi sistem informasi harus benar benar sesuai dengan kebutuhan bisnis dan permintaan untuk mencapai keunggulan  kompetitif dari kompetitor.

Dari strategi sistem informasi, akan dihasilkan kebutuhan dan prioritas sistem informasi yang harus dirancang atau dibuat. Dari kebutuhan dan prioritas tersebut dapat ditentukan teknologi seperti apa yang dapat diterapkan agar dapat mendukung strategi sistem informasi yang telah dibuat.  Perencanaan teknologi yang dapat diterapkan inilah yang disebut dengan strategi teknologi informasi. Strategi teknologi informasi memfokuskan diri pada sejauh mana teknologi dapat berperan untuk membantu aktifitas perusahaan. Selain itu, strategi teknologi informasi juga berorientasi kepada teknologi yang tersedia saat ini yang dapat membantu penerapan strategi sistem informasi sehingga dapat mendukung tercapainya arah dan tujuan dari perusahaan.

Apabila Anda ingin dibantu mengenai strategi-strategi bisnis untuk perusahaan Anda atau mungkin dari penjelasan diatas ada yang kurang jelas bisa langsung klik tombol dibawah ini untuk mengetahui gambaran lebih dan booking sesi konsultasi gratis dengan team kami SEKARANG juga.

 

DConsulting Team
 

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments
Top
Jakarta OfficeSurabaya OfficeInstagramFacebookYouTube