Bisnis Online vs Offline. Manakah yang Lebih Menguntungkan?

Di era modern seperti sekarang ini, rata – rata masyarakat menggunakan internet di dalam menjalankan usahanya baik kelas menengah ke bawah maupun menengah ke atas yang mana kini bisnis tersebut dikenal dengan nama bisnis online.

Bisnis Online vs Offline, manakah yang lebih menguntungkan? sangat menarik untuk dibahas karena dengan adanya fenomena seperti ini, pasti banyak pertanyaan yang mana terkait dengan bisnis online ini. Berikut rangkuman mengenai pertanyaan yang kerap kali muncul.

Mengapa kini banyak masyarakat banyak yang beralih ke bisnis online ?

Karena dengan menjalankan bisnis online, kemungkinan Anda mengalami kerugian akan lebih kecil sebab biasanya anda akan menjual barang yang belum ready atau bisa juga menjual jasa.

Selain itu, menjalankan bisnis secara online nyatanya lebih mudah. Juga mengingat saat ini penggunaan internet semakin meningkat, Jadi bisa disimpulkan bahwa orang akan memilih produk yang bisa didapatkannya hanya melalui media yang sering ia kunjungi (internet).

Akan tetapi dibalik berkembangnya bisnis online sendiri apakah tidak berpengaruh terhadap bisnis yang notabene masih bersifat offline ? jawabannya jelas SANGAT BERPENGARUH.

Lalu saja pengaruh dari bisnis online sendiri terhadap bisnis offline ?

  1. Minat Masyarakat

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, jika internet seakan sudah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat Indonesia. Berbagai kegiatan dapat dilakukan dengan akses internet, mulai dari menjalin komunikasi melalui chat, mencari informasi, berbelanja atau bahkan sebagai sumber penghasilan.

Dari sinilah, orang akan jauh lebih memilih berbelanja secara online. Sebab, selain prosesnya yang begitu mudah, calon pembeli juga tak harus repot melakukan transaksi di luar rumah.

Hanya dengan bermodalkan sebuah smartphone dan data internet, maka anda sudah bisa memilih barang yang akan dibelanjakan nantinya.

Hal ini tentu menjadi pengaruh bisnis online untuk bisnis offline utama yang sangat menonjol. Sebab dengan begitu, mau tidak mau pelanggan dari bisnis offline lambat laun akan beralih menjadi pelanggan bisnis online Anda.

  • Omzet yang Cenderung Menurun

Jika kita berbicara mengenai perbandingan omzet, jelas sekali adanya penurunan pada bisnis offline. Kenapa ? karena seperti yang dijelaskan pada nomor 1 minat masyarakat sudah berubah. Dengan kata lain di era sekarang ini masyarakat sudah tidak mau “ribet dan susah” dalam memenuhi kebutuhannya.

  • Gaya Hidup Yang Berubah

Dengan adanya bisnis online ternyata mampu meminimalisir kesenjangan sosial. Sebab, bisnis online yang tidak membutuhkan modal banyak dapat dikerjakan oleh mereka yang berasal dari kalangan menengah ke bawah. Dengan begitu penghasilan mereka pun akan bertambah.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa untuk masyarakat dari kalangan menengah ke bawah dapat lebih konsumtif. Mengapa bisa dikatakan demikian ? karena pada umumnya harga yang di bandrol pada barang yang dijual di bisnis online cenderung jauh lebih murah.

Setelah kita sama – sama tahu penjelasan diatas, apakah pelaku bisnis offline tidak dapat melakukan apa – apa dalam mempertahankan usahanya ? tentu masih bisa. Karena ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk bertahan dalam persaingan bisnis ini. Diantaranya adalah :

  1. Mengembangkan Area Pemasaran

Ini dapat dilakukan karena bisnis online untuk area pemasarannya sendiri memiliki wilayah yang cukup bahkan sangat luas, sehingga pelaku bisnis offline harus mengembangkan area pemasarannya agar dapat bersaing

  • Promosi harga

Mengingat harga yang dibandrol pelaku bisnis online cukup murah, maka pelaku bisnis offline juga harus bersaing dalam menentukan harga seperti diadakannya promosi buy 2 get 3, atau pemotongan harga untuk pembelian pada kuantitas tertentu. Berikut merupakan penjelasan mengenai bisnis online dan bisnis offline, semoga bisa menambah pengetahuan Anda.

DConsulting Team
 

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments
Top
Jakarta OfficeSurabaya OfficeInstagramFacebookYouTube