1

Kenali ERP Sejak Dini dan Tingkatkan Nilai dan Daya Saing Perusahaan

Pada era dimana teknologi berkembang pesat seperti saat ini, perubahan seringkali begitu cepat terjadi. Hal tersebut turut menuntut berbagai macam bisnis dan usaha untuk turut mengikuti perubahan secara cepat dan tepat. Pengambil kebijakan dituntut mengambil kebijakan untuk menyikapi perubahan yang terjadi. Namun, seringkali pengambil kebijakan dalam perusahaan kekurangan informasi guna menentukan arah dan kebijakan perusahan. Informasi tersebut tidak dapat tersedia dengan cepat karena kompleksitas fungsi dan proses bisnis yang sangat tinggi. Sehingga pihak pengambil kebijakan diharuskan melakukan analisa dari masing-masing fungsi bisnis yang tersedia.

Tingkat kompleksitas dari fungsi bisnis bisa terjadi karena banyaknya aktivitas kerja yang ada dalam perusahaan. Menurut Michael Porter pada buku Competitive Advantage: Creating and Sustaining Superior Performance (1985), seluruh kegiatan dalam perusahaan dalam menghasilkan barang atau jasa dapat digambarkan dengan Value Chain 

Dalam konsep value chain, kegiatan perusahaan dapat dibagi menjadi dua kategori besar yaitu primary activity dan support activity. Masing-masing kategori tersebut terdapat beberapa proses yang membutuhkan data dan informasi yang berbeda agar masing-masing proses dapat berjalan. Semua data dan informasi dari masing-masing proses tersebut nantinya akan digunakan pihak manajemen dalam melakukan pengambilan keputusan. Dengan tidak terintegrasinya masing-masing proses tersebut mengakibatkan pengambilan keputusan seringkali tidak cepat dan tepat.

Seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, sebenarnya terdapat solusi untuk mengintegrasikan seluruh aktivitas bisnis dalam perusahaan dengan menggunakan teknologi Enterprise Resource Planning(ERP). ERP merupakan software yang terdiri dari berbagi macam modul  yang dapat digunakan pada setiap aktivitas perusahaan yang saling terintegrasi. Dengan terintegrasinya seluruh aktivitas bisnis perusahaan dari awal hingga akhir, maka seluruh informasi dapat dihasilkan dengan cepat dan akurat serta aktivitas bisnis dapat berjalan dengan lebih efektif dan efisien yang berdampak pada meningkatnya value added perusahaan.

Namun sebelum melakukan implementasi ERP, ada banyak aspek yang harus diperhatikan. Seperti aspek finansial, aspek kelayakan teknis,aspek kelayakan SDM, serta budaya dan struktur perusahaan. Aspek finansial harus diperhatikan karena ERP merupakan investasi yang cukup mahal, sehingga setiap uang yang dikeluarkan harus benar-benar dihitung untuk dampak yang akan dihasilkan dengan dilakukan implementasi ERP.

Sedangkan aspek kelayakan teknis diperlukan untuk menentukan seberapa layak kondisi infrastruktur sistem informasi yang dimiliki perusahaan saat ini, karena kondisi infrastruktur saat ini turut menentukan jumlah biaya yang harus dikeluarkan nantinya. Kemudian aspek kelayakan SDM perlu diperhatikan untuk menentukan kelayakan implementasi ERPdan metode implementasi yang harus digunakan.

Dalam melakukan penilaian kelayakan SDM, perlu diperhatkan potensi produktivitas yang akan dihasilkan dengan implementasi ERP. Selain itu, budaya dan struktur dari perusahaan juga harus dilakukan analisis untuk menilai apakah perlu dilakukan perubahan atas budaya dan struktur dari perusahaan saat ini.

Jadi, siapkah perusahaan anda melakukan implementasi ERP?

Demikian artikel singkat mengenai meningkatkan Nilai dan Daya Saing Perusahaan dengan Enterprise Resource Planning (ERP), semoga bisa memberikan sedikit pencerahan. Apabila penjelasan di atas masih kurang jelas dan ingin menanyakan permasalahan seputar keuangan, klik tombol di bawah ini sekarang dan booking sesi konsultasi gratis dengan team kami.

Info Detail Sistem Keuangan
DConsulting Team
 

Click Here to Leave a Comment Below 1 comments
Top
Jakarta OfficeSurabaya OfficeInstagramFacebookYouTube