Tips Mencegah Fraud Pada Transaksi Keuangan

Sebelum mengetahui strategi apa untuk mencegah Fraud di Proses keuangan perusahaan, Apa saja fraud yang mungkin terjadi di perusahaan kita. Kasus yang mungkin terjadi diproses keuangan pada departemen Finance mengeluarkan kas untuk membeli barang secara Langsung kepada supplier. Dan ketika saat proses pembelian mungkin ada kolaborasi/ cheating dimana pembelian barang dengan konsumennya/toko yang membeli barang tersebut supaya harganya dimark up.

Kasus kedua yang mungkin terjadi pada departemen finance adalah departemen ini memegang cukup banyak uang namun dipelaporannya selalu ada kasbon (piutang daripada karyawan) seperti contohnya karyawan kasbon dulu kemudian dibayar saat gajian / potong gaji. Atau mungkin bisa saja yang sebenarnya tidak ada kasbon namun tertuliskan kasbon baru kemudian dikembalikan saat gajian. Kasus ketiga bisa saja terjadi Uang kas dipergunakan terlebih dahulu.

Bagaimana solusinya agar hal tersebut bisa diminimalisir, 3 Strategi bagaimana mencegah terjadinya FRAUD diproses keuangan perusahaan kita:

  1. Solusi untuk kasus pertama tadi mengenai departemen finance yang yang melakukan pengeluaran kas namun ada harga yang dimark up. Untuk meminimalisir kasus tersebut solusinya yaitu “Perkecil pembelian dari departemen finance kepada suplier secara langsung”. Jadi harus perhatikan SOPnya dengan baik atau bisa dengan system PO. Bahwa proses pembelian ada yang namanya Purchase request/ permintaan pembelian ketika melakukan permintaan pembelian maka harus melakukan PO terlebih dahulu. Maka harus PO terlebih dahulu kemudian barang dating, terima barang beserta invoice, selanjutnya baru finance mengeluarkan barang. Jadi itu bisa meminimalisir pada fraud mark up harga.
  2. Untuk kasus kedua harus sangat dihati-hati ketika terjadi ketika katanya ada kasbon. Solusinya adalah “Perketat perlakuan kasbon”, tidak diperbolehkan sebarangan untuk kasbon dan tidak sembarangan orang melakukan pembelian. Atau bisa dengan menjaga hubungan baik dengan supplier dan seandainya terpaksa melakukan kasbon carilah supplier yang terpercaya serta pertanggungjawaban kasbonnya jangan terlalu lama dibuat secepatnya bisa hari itu juga atau maksimal besoknya (h+1).
  3. Ketika di perusahaan terjadi seperti kasus yang ketiga tersebut, maka solusinya “Lakukan cash opname secara berkala diperusahaan anda”. Bisa dengan membuat departemen internal kontrol atau departemen accounting yang mana bertugas dalam hal cash opname secara rutin dan bisa melakukan pengecekan secara mendadak serta menghitung sisa uang yang ada menghitung pengeluaran apa saja dan disana akan langsung diketahui bahwa uang yang di bagian finance tersebut terpakai atau tidak.

Diharapkan 3 strategi ini dapat bermanfaat bagi perusahaan dan dapat meminimalisir Fraud dalam proses keuangan. Dalam penanggulangan fraud banyak teknik yang bisa dilakukan mulai dari;

  1. Menata system
  2. Memilih dan menata tim 
  3. Melihat, mengontrol, dan menganalisa laporan keuangan.  

Berikut pembahasan mengenai tips untuk mencegah fraud di laporan keuangan.  Apabila Anda ingin konsultasi terkait laporan keuangan untuk perusahaan Anda, silahkan Anda hubungi tim kami atau bisa langsung KLIK tombol dibawah ini sekarang juga.

Klik Untuk Konsultasi Gratis Dengan Team Kami

 

DConsulting Team
 

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments
Top
Jakarta OfficeSurabaya OfficeInstagramFacebookYouTube