5 Tips Melakukan Stock Opname Yang Tepat

Topik kali ini mengenai “Bagaimana Melakukan Stock Opname yang Baik”. Sebelum dimulai perlu diketahui Stock Opname adalah cara untuk kita menilai apakah persediaan kita benar atau tidak. Namun banyak perusahaan tidak melakukan Stock Opname. Jadi apabila sudah memulai usaha dan semakin berkembang jangan lupa melakukan Stock Opname secara berkala. Dan waktu sebaiknya melakukan stock opname yang baik minimal 1 kali perbulannya, namun berbeda lagi semisalkan contoh pada resto/rumah makan yang mana sebaiknya melakukan stock opname setiap harinya. Jadi dilihat dulu kepentingan setiap tempatnya karena setiap tempat/perusahaan kepentingannya berbeda-beda. Selanjutnya Bagaimana melakukan Stock Opnam yang baik?. Berikut 5 Tips melakukan stock opname yang baik:

#1. Perhatikan penataan gudang yang baik.

Ketika gudang tidak tertata dengan baik tentunya akan kesusahan dalam melakukan proses stock opname, seperti kesulitan dalam mencari barangnya hingga membongkar dan mengembalikannya lagi begitu seterusnya. Jadi seblum melakukan Stock Opname pastikan terlebih dahulu bahwa Gudang sudah ditata dengan baik. Mulai dari rakking yng baik, dipalet dengan baik, managemen inventori yang baik, labeling dan kartu stock nama
produk dll. Serta pisahkan lokasi antara barang Fast moving dengan barang yang Slow moving dengan jelas.

#2. Menggunakan program inventory management

Yang mana mencatat berapa barang yang dimiliki dan lokasinya dimana. Ketika sudah melakukan opname harus mengetahui barang apa yangharus diopname dan punya list persediaan lokasinya dimana bahkan sampai kuantitasnya secara pencacatannya berapa. Dan ketika dilapangan barang dipastikan benar/sesuai yang ada diprogram.

#3. Membentuk team (minimal 2 orang)

Yang seharusnya melakukan opname adalah bagian accounting yang langsung turun kelapangan dengan cacatan jangan ngobrol atau membicarakanterlebih dahulu kepada warehouse, namum ketika turun kelapangan harus ada bagian warehouse yang mendampingi. Jadi ketika melakukan opname jangan sendirian tapi harus didampingi oleh bagian gudang. Ketika memiliki accounting banyak jumlahnya sebaiknya ini dimanfaatkan dengan melakukan opname secara bergantian/tidak satu orang itu saja secara terus menerus karena untuk menghindari fraud yang mungkin bisa terjadi (adanya kerjasama tidak baik antara bagian gudang dengan accounting tersebut).

#4. Siapkan Tools

Perlu diperhatikan juga sebelum melakukan stok opname siapkan terlebih dahulu tools atau alat-alat yang dibutuhkan saat proses opname seperti bolpoin, spidol ceksheet dan lain sebagainya.

#5. Buat berita acara opname

Pastikan apa yang sudah dicek harus disepakati oleh kedua belah pihak agar nantinya jelas apakah kurang atau lebih serta pertanggungjawabannya seperti apa.

DConsulting Team
 

Click Here to Leave a Comment Below 0 comments
Top
Jakarta OfficeSurabaya OfficeInstagramFacebookYouTube